HAUS KASIH SAYANG
derai air mata yang takkan mungkin tertahan lagi
bukan aku tak mensyukuri nikmat Illahi
hatiku berlahan lahan teriris sepi
ketika awan kembali hitam menghampiri
dawai cinta kini tak pernah terasa lagi
akiu ingin... ingin seperti mereka
bahagia, tertawa dan dapat bercanda
aku iri dengan mereka...
aku iri dengan mereka, yang tersenyum dengan ayah ibumya
aku yang bahkan rindu pelukannya
menginginkan masa kecil terulang lagi
aku bahkan rindu senyumnya
hingga ku tangisi senditi bersama kesunyian
hidupku hanyalah sepi
tiada kisah bahagia yang ku dapati
aku yang hanya dapat mendengar kisah mereka
tapi tak mampu merasakan indahnya keluarga
semangat sahabatku, engkau yang dijalanan pasti akan mendapat keindahan
by: Wijuli Muhasanah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar