Kamis, 20 November 2014

HAUS KASIH SAYANG

HAUS KASIH SAYANG
derai air mata yang takkan mungkin tertahan lagi

bukan aku tak mensyukuri nikmat Illahi
hatiku berlahan lahan teriris sepi
ketika awan kembali hitam menghampiri
dawai cinta kini tak pernah terasa lagi

akiu ingin... ingin seperti mereka
bahagia, tertawa dan dapat bercanda
aku iri dengan mereka...
aku iri dengan mereka, yang tersenyum dengan ayah ibumya
aku yang bahkan rindu pelukannya
menginginkan masa kecil terulang lagi
aku bahkan rindu senyumnya
hingga ku tangisi senditi bersama kesunyian

hidupku hanyalah sepi
tiada kisah bahagia yang ku dapati
aku yang hanya dapat mendengar kisah mereka
tapi tak mampu merasakan indahnya keluarga



semangat sahabatku, engkau yang dijalanan pasti akan mendapat keindahan
by: Wijuli Muhasanah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar